- Pengertian Direktori
Directory adalah attribut dari
file yang berbentuk directory.informasi - informasi mengenai lokasi dari suatu file informasi
lebih dominan berkaitan dengan penyimpanan file. Direktori ini merupakan sejenis
dari suatu file yang dimiliki oleh sistem operasi dan
dapat diakses dengan rutin dan tak terbatas disistem operasi
komputer, dan dianggap manusia sebagai tempat untuk menempatkan suatu
file data maupun dokumen - dokumen.
direktory.
Direktori adalah kumpulan –
kumpulan dari file atau berisi informasi tentang file . direktori bisa juga
disebut dengan folder.
- Syntax membuat direktori
MD (Make Directory)
adalah syntax yang fungsinya untuk membuat direktori atau folder.
Jika ingin membuat sebuah
direktori pada DOS, berikut contohnya:
C:\>MD DOS
(perintah membuat folder di drive
C: dengan nama folder DOS
Logika output
- Berikan
perintah cd.. untuk kembali atau keluar dari direktori (folder) sebelumnya.
- Berikan
perintah cd.. untuk kembali atau keluar dari direktori (folder) sebelumnya.
- Berikan
perintah md untuk membuat direktori (folder) dengan nama DOS. misalnya : MD
(Spasi) DOS.
- Syntax menghapus direktori
RD (Remove Directory) adalah
digunakan untuk menghapus direktori atau folder syntax-nya
Jika ingin menghapus sebuah
direktori, berikut contohnya :
C:\>RD DOS
(perintah menghapus folder di
drive C: dengan nama folder DOS
Logika Output :
- Berikan
perintah cd.. untuk kembali atau keluar dari direktori sebelumnya.
- pastikan
direktori yang akan dihapus harus kosong karena pada defaultnya syntax
"RD" tidak akan menghapus sebuah direktori jika didalam direktori
tersebut masih terdapat satu atau lebih file
· Syntax
mengubah direktori
CD (Change Directory) adalah
digunakan untuk mengubah suatu folder yang aktif dan berpindah pada suatu
folder.
Penggunaannya CD (FOLDER
TUJUAN)
Contoh : CD LATIHAN yang
berarti kita akan pindah ke folder bernama LATIHAN. Jika folder tersebut
terdapat spasi maka menggunakan tanda “ . Contoh CD “LATIHAN DOS”
Logika Output :
- Berikan
perintah cd.. untuk kembali atau keluar dari direktori (folder) sebelumnya.
- Berikan
perintah cd.. untuk kembali atau keluar dari direktori (folder) sebelumnya.
- Berikan
perintah CD LATIHAN untuk masuk ke dalam folder LATIHAN
- Berikan
perintah cd.. untuk kembali atau keluar dari direktori (folder) sebelumnya.
- Berikan
perintah CD “LATIHAN DOS” untuk berpindah ke dalam folder LATIHAN DOS.
· Contoh
Pemakaian
Ini adalah contoh pemakaian
perintah md, cd, dan rd.
Perintah ini merupakan perintah
untuk membuat folder fakultas (md) dan mengubah suatu folder yang aktif
lalu berpindah pada suatu folder fakultas (cd). Dan setelah dibuat folder
fakultas, perintah rd untuk menghapus kembali folder fakultas, dengan
memberikan perintah rd fakultas.
· STRUKTUR
TREE
Sebuah struktur yang
digunakan untuk melihat struktur direktori yang ada pada suatu drive atau
folder.
Sebuah direktori dengan struktur
pohon memiliki sejumlah berkas atau subdirektori lagi.
Dalam struktur
direktori tree, setiap pengguna dapat membuat subdirektori sendiri
dan mengorganisasikan berkas-berkasnya.
Penggunaannya, tulis TREE pada
folder yang diinginkan untuk dilihat strukturnya. Contoh C:\SI>TREEyang
artinya kita akan melihat struktur direktori dari folder SI.
Contoh pemakaian struktur tree :
engertian Command Prompt Dan Daftar Perintah
- Command Prompt adalah sebuah perintah dos
yang terdapat pada OS windows yang dapat memudahkan user dalam menjelajahi
windows baik secara online maupun offline, dan aplikasi ini bisa juga
disalahgunakan oleh seorang cracker untuk menjalankan aksi-aksinya hanya dengan
menggunakan command prompt.
Maka dari itu sebagai langkah antisipasi bagi anda sebagai
user adalah dengan mengenal lebih jauh tentang seluk beluk dari command
prompt agar bisa memahami cara kerja dan manfaatnya, salah satu dari sekian
banyak manfaat daricommand prompt adalah kemampuannya untuk mendeteksi
adanya virus, memisahkan virus dengan file yang diinfeksinya, mencari file
induk virus hanya dengan perintah ATTRIB . Berikut dibawah ini merupakan daftar
perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X :
Struktur Direktori
Operasi Pada Direktori
Operasi-operasi yang dapat dilakukan pada direktori adalah:- Mencari berkas, kita dapat menemukan sebuah berkas didalam sebuah struktur direktori. Karena berkas-berkas memiliki nama simbolik dan nama yang sama dapat mengindikasikan keterkaitan antara setiap berkas-berkas tersebut, mungkin kita berkeinginan untuk dapat menemukan seluruh berkas yang nama-nama berkas membentuk pola khusus.
- Membuat berkas, kita dapat membuat berkas baru dan menambahkan berkas tersebut kedalam direktori.
- Menghapus berkas, apabila berkas sudah tidak diperlukan lagi, kita dapat menghapus berkas tersebut dari direktori.
- Menampilkan isi direktori, kita dapat menampilkan seluruh berkas dalam direktori, dan kandungan isi direktori untuk setiap berkas dalam daftar tersebut.
- Mengganti nama berkas, karena nama berkas merepresentasikan isi dari berkas kepada user, maka user dapat merubah nama berkas ketika isi atau penggunaan berkas berubah. Perubahan nama dapat merubah posisi berkas dalam direktori.
- Melintasi sistem berkas, ini sangat berguna untuk mengakses direktori dan berkas didalam struktur direktori.
Direktori Satu Tingkat
Ini adalah struktur direktori yang paling sederhana. Semua berkas disimpan di dalam direktori yang sama. Struktur ini tentunya memiliki kelemahan jika jumlah berkasnya bertambah banyak, karena tiap berkas mesti memiliki nama yang unik.Direktori Dua Tingkat
Kelemahan yang ada pada direktori tingkat satu dapat diatas pada sistem direktori dua tingkat. Caranya ialah dengan membuat direktori secara terpisah. Pada direktori tingkat dua, setiap pengguna memiliki direktori berkas sendiri (UFD). Setiap UFD memiliki struktur yang serupa, tapi hanya berisi berkas-berkas dari seorang pengguna.Ketika seorang pengguna login, master direktori berkas (MFD) dicari. Isi dari MFD adalah indeks dari nama pengguna atau nomor rekening, dan tiap entri menunjuk pada UFD untuk pengguna tersebut. Ketika seorang pengguna ingin mengakses suatu berkas, hanya UFD-nya sendiri yang diakses. Jadi pada setiap UFD yang berbeda, boleh terdapat nama berkas yang sama.
Direktori Dengan Struktur Tree
Struktur direktori dua tingkat bisa dikatakan sebagai pohon dua tingkat. Sebuah direktori dengan struktur pohon memiliki sejumlah berkas atau subdirektori lagi. Pada penggunaan yang normal setiap pengguna memiliki direktorinya sendiri-sendiri. Selain itu pengguna tersebut dapat memiliki subdirektori sendiri lagi.Dalam struktur ini dikenal dua istilah, yaitu path relatif dan path mutlak. Path relatif adalah path yang dimulai dari direktori yang aktif. Sedangkan path mutlak adalah path yang dimulai dari direktori akar.
Direktori Dengan Struktur Acyclic-Graph
Jika ada sebuah berkas yang ingin diakses oleh dua pengguna atau lebih, maka struktur ini menyediakan fasilitas "sharing", yaitu penggunaan sebuah berkas secara bersama-sama. Hal ini tentunya berbeda dengan struktur pohon, dimana pada struktur tersebut penggunaan berkas atau direktori secara bersama-sama dilarang. Pada struktur "Acyclic-Graph", penggunaan berkas atau direktori secara bersama-sama diperbolehkan. Tapi pada umumnya struktur ini mirip dengan struktur pohon.Direktori Dengan Struktur Graph
Masalah yang sangat utama pada struktur direktori "Acyclic-Graph" adalah kemampuan untuk memastikan tidak-adanya siklus. Jika pada struktur 2 tingkat direktori, seorang pengguna dapat membuat subdirektori, maka akan kita dapatkan direktori dengan struktur pohon. Sangatlah mudah untuk tetap mempertahankan sifat pohon setiap kali ada penambahan berkas atau subdirektori pada direktori dengan struktur pohon. Tapi jika kita menambahkan sambungan pada direktori dengan struktur pohon, maka akan kita dapatkan direktori dengan struktur graph sederhana.Proses pencarian pada direktori dengan struktur "Acyclic-Graph", apabila tidak ditangani dengan baik (algoritma tidak bagus) dapat menyebabkan proses pencarian yang berulang dan menghabiskan banyak waktu. Oleh karena itu, diperlukan skema pengumpulan sampah ("garbage-collection scheme"). Skema ini menyangkut memeriksa seluruh sistem berkas dengan menandai tiap berkas yang dapat diakses. Kemudian mengumpulkan apa pun yang tidak ditandai sebagai tempat kosong. Hal ini tentunya dapat menghabiskan banyak waktu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar