Postingan kali ini ingin kelompok kami ingin membagi bagamaimana cara merakit pc yang baik dan benar,,,,ayo mari kita lihat......
Putu Ari Tirtayani (1105021030)
Ketut Puspa Eni (1105021045)
IV B
Tahap pertama yang dilakukan adalah persiapan
Persiapan yang baik
akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang
mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan
- Penentuan Konfigurasi Komputer.
Konfigurasi komputer
berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana
seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan
kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu
komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap
motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis
prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
2. Persiapan Komponenen dan Perlengkapan
Komponenen komputer
beserta perlengkapan untuk perakitan di persiapkan untuk perakitan dipersiapkan
lebih dulu untuk memudahkan perakitan.Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
- Komponenen Komputer
- Kelengkapan komponen
seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
- Buku Manual dan refrensi dari komponenen
- Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
- Software sistem
operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk
mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan
elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch
yang sesuai untuk komputer yang dirakit. Diskette atau CD Software diperlukan
untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program
aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
3.Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk
menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis,
jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena
listrik statis dengan cara:
- Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh
permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan
statis.
- Tidak menyentuh langsung komponen elektronik,
konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik
yang terdapat pada komponen.
Tahap kedua adalah menyiapakan Alat dan Bahan
1.Persiapan Alat
Alat yang
dibutuhkan dalam perakitan sebuah PC. Diantaranya adalah:
- Obeng Plus
(+)
- Obeng Minus
(-)
- Tang Lancip
(Capit Buaya)
- Multimeter
/ Multitester (Untuk pengukuran tegangan)
- Pinset
(Untuk pencabut jumper)
- Gelang Anti
Statik
2 .Persiapan
Bahan
- satu unit Komputer yang terdiri dari :
- Monitor
- CPU
Tahap ketiga selanjutnya tahap perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer
terdiri dari:
- Penyiapan
motherboard
- Memasang
Processor
- Memasang
Heatsink
- Memasang
Modul Memori
- Memasang
Motherboard pada Cassing
- Memasang
Power Supply
- Memasang
Kabel Motherboard dan casing
- Memasang
Drive
- Mesasang
Card Adapter
- Penyelesain
Akhir
1.Penyiapan Motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan
CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting
jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak
prosessor.
gambar:motherboard
2. Memasang Processor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara
memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
- Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket
prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan
titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk
membuka.
- Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu
menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan
hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
- Turunkan kembali tuas pengunci.
gambar:Processor
Pasang
penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang
pasak bertemu dengan lubang di motherboard.Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasakSelipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke
lubang slot.
Jenis
Slot
gambar: Slot memory
3. Memasang Heatsink
Fungsi
heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi
panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka
heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip
sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen
penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada
fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
gambar:Heatsink
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan
pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori
yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan
bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut:
gambar:Modul memory
5.
Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara
pemasangannya sebagai berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan
plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai
dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada tray
casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada
motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga
kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup
pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada
motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang
motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
gambar: Memasang Motherboard pada Casing
6.
Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply
belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
- Masukkan power supply pada rak di bagian belakang
casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- Hubungkan konektor power dari power supply ke
motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan
sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang
terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian
dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan
kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
gambar:Power Supply
7.
Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang
kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
- Pasang kabel data untuk floppy drive pada
konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary
dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port
serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1
untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk
memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat
tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan
pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum tersedia di belakang casing
maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor
mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari switch di panel
depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan
casing bila ada ke motherboard. .Periksa diagram motherboard untuk mencari
lokasi konektor yang tepat.
-
- gambar: Kabel Motherboard pada casing
8.Memasang Drive
-
-
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW
-
atau DVD adalah sama
sebagai berikut:
-
- Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive
pada casing)
- Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih
dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
- Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan
casing lalu pasang sekerup penahan drive.
- Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan
konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
- Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap
pemasangan drive.
- Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan
perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master
dan lainnya sebagai slave.
- Konektor IDE secondary pada motherboard dapat
dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus
floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
gambar:memasang drive
9. Memasang card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem
dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card
adapter lainnya. Cara memasang adapter:
- Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh
komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk
pada slot ekspansi di motherboard
- Pasang sekerup penahan card ke casing
Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila
ada.
-
gambar: Card Adapter
10.Penyelesaian terakhir
Sambungkan kabel dari catu daya ke
soket dinding.
Ø
Pasang konektor monitor ke port video card
Ø
Pasang konektor kabel telepon ke
port modem bila ada.
Ø
Hubungkan konektor kabel keyboard
dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Ø
Hubungkan piranti eksternal lainnya
seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa
manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
Putu Ari Tirtayani (1105021030)
Ketut Puspa Eni (1105021045)
IV B
Tahap pertama yang dilakukan adalah persiapan
Persiapan yang baik
akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang
mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
1. Penentuan Konfigurasi Komputer
2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3. Pengamanan
- Penentuan Konfigurasi Komputer.
2. Persiapan Komponenen dan Perlengkapan
Komponenen komputer
beserta perlengkapan untuk perakitan di persiapkan untuk perakitan dipersiapkan
lebih dulu untuk memudahkan perakitan.Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
- Komponenen Komputer
- Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
- Buku Manual dan refrensi dari komponenen
- Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
- Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk
mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan
elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch
yang sesuai untuk komputer yang dirakit. Diskette atau CD Software diperlukan
untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program
aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
3.Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk
menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis,
jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena
listrik statis dengan cara:
- Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
- Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
Tahap kedua adalah menyiapakan Alat dan Bahan
1.Persiapan Alat
Alat yang
dibutuhkan dalam perakitan sebuah PC. Diantaranya adalah:
- Obeng Plus (+)
- Obeng Minus (-)
- Tang Lancip (Capit Buaya)
- Multimeter / Multitester (Untuk pengukuran tegangan)
- Pinset (Untuk pencabut jumper)
- Gelang Anti Statik
2 .Persiapan
Bahan
- satu unit Komputer yang terdiri dari :
- Monitor
- CPU
Tahapan proses pada perakitan komputer
terdiri dari:
- Penyiapan motherboard
- Memasang Processor
- Memasang Heatsink
- Memasang Modul Memori
- Memasang Motherboard pada Cassing
- Memasang Power Supply
- Memasang Kabel Motherboard dan casing
- Memasang Drive
- Mesasang Card Adapter
- Penyelesain Akhir
1.Penyiapan Motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Processor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara
memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
- Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket
prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan
titik, segitiga atau lekukan.
- Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk
membuka.
- Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu
menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan
hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
- Turunkan kembali tuas pengunci.
gambar:Processor
Pasang
penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang
pasak bertemu dengan lubang di motherboard.Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasakSelipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke
lubang slot.
Jenis
Slot
gambar: Slot memory
3. Memasang Heatsink
Fungsi
heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi
panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka
heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip
sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen
penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada
fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
gambar:Heatsink
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan
pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori
yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan
bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut:
5.
Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara
pemasangannya sebagai berikut:
- Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan
plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai
dengan cincin pada tepi lubang.
- Pasang dudukan logam atau plastik pada tray
casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada
motherboard.
- Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga
kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup
pengunci pada setiap dudukan logam.
- Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada
motherboard jika ada.
- Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
gambar: Memasang Motherboard pada Casing
6.
Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply
belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
- Masukkan power supply pada rak di bagian belakang
casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
- Hubungkan konektor power dari power supply ke
motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan
sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang
terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian
dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan
kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
gambar:Power Supply7. Memasang Kabel Motherboard dan CasingSetelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
- Pasang kabel data untuk floppy drive pada
konektor pengontrol floppy di motherboard
- Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary
dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port
serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1
untuk memasang.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk
memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat
tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan
pasang sekerup kembali.
- Bila port mouse belum tersedia di belakang casing
maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor
mouse pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor dari switch di panel
depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan
casing bila ada ke motherboard. .Periksa diagram motherboard untuk mencari
lokasi konektor yang tepat.
- gambar: Kabel Motherboard pada casing
8.Memasang Drive
- Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW
- atau DVD adalah sama sebagai berikut:
-
- Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive
pada casing)
- Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih
dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
- Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan
casing lalu pasang sekerup penahan drive.
- Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan
konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
- Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap
pemasangan drive.
- Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan
perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master
dan lainnya sebagai slave.
- Konektor IDE secondary pada motherboard dapat
dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus
floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.gambar:memasang drive9. Memasang card AdapterCard adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:- Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh
komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk
pada slot ekspansi di motherboard
- Pasang sekerup penahan card ke casing
- gambar: Card Adapter
- Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive
pada casing)
-
10.Penyelesaian terakhirSambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.Ø Pasang konektor monitor ke port video cardØ Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.Ø Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).Ø Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
- Pasang kabel data untuk floppy drive pada
konektor pengontrol floppy di motherboard











Tidak ada komentar:
Posting Komentar